Rabu, 05 Oktober 2011

Kebijakan fiskal

(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Kebijakan fiskal merujuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah. Kebijakan fiskal berbeda dengan kebijakan moneter, yang bertujuan men-stabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar. Instrumen utama kebijakan fiskal adalah pengeluaran dan pajak. Perubahan tingkat dan komposisi pajak dan pengeluaran pemerintah dapat memengaruhi variabel-variabel berikut:
  • Permintaan agregat dan tingkat aktivitas ekonomi
  • Pola persebaran sumber daya
  • Distribusi pendapatan

Kebijakan moneter

(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan
eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil. [1]

lagu dangdut yang lagi ngetrend..



Selasa, 04 Oktober 2011

Om Pin & kebohongan publik..


Kemarin aku berkunjung ke negri tetangga (negri teman si chepot ), biasa…study banding..hehe.., diantaranya berkunjung ke Mall.
Begitu masuk ke Mall, tiba-tiba sekelompok anak-anak menghampiriku sambil manggil-manggil “Om Pin...Om Pin...minta tanda tangannya dong, Om ini...Om Pinokio kan ?.
Aku jawab,”Adik-adik.. Om ini Om Daw…alias Om Dawala dari negri Tumaritis, kalau Om Pinokio itu kan dari negri dongeng”..
Dalam hati aku bergumam.., itulah anak-anak.., mentang-mentang hidungku kepanjangan, terus dibilang Pinokio.., padahal aku ini orangnya jujur , nggak suka bohong, apalagi melakukan “ kebohongan publik”..hihihi...

Senin, 03 Oktober 2011

saling panggil antar lembaga

Si Chepot ngeledek…katanya daku ini jelek. Padahal kalau dilihat dengan seksama, daku dan dia itu beda tipislah…, dia bergigi di bawah satu, sedangkan daku bergigi di atas satu..hihi..Atau mungkin juga karena daku ini botak ya.., padahal kata orang di negri bule..bald is beautiful & sexy..hihi..
Tapi terus terang saja, daku ini botak gara-gara ambil program S3 di bidang tatanegara di negri temen si chepot ( cep Joni ). Judul disertasi daku “Kenape Senenge Ribut Aje”..
Kata si chepot.., di negri temennya itu, sekarang lagi trend “saling panggil antar lembaga”…apakah ini sekedar adu gengsi atau arogansi ya..nanti deh daku konfirmasi dulu ke cep Joni..